bola-nasional

AFC Tolak Banding Persib, Denda Rp3,5 Miliar dan Laga Tanpa Penonton Tetap Berlaku

Selasa, 18 Agustus 2026 | 06:10 WIB
Pemain Persib Bandung di Piala Presiden 2026 (Foto : Instagram/persib)

persebayafc.com - Upaya Persib Bandung untuk membatalkan sanksi akibat kericuhan suporter dipastikan gagal. Komite Banding AFC secara resmi menolak seluruh permohonan banding yang diajukan klub asal Jawa Barat tersebut.

Dengan keputusan itu, Persib tetap diwajibkan membayar denda sebesar 200.000 dolar AS atau sekitar Rp3,5 miliar. Selain itu, Maung Bandung juga harus menjalani hukuman pertandingan kandang tanpa kehadiran penonton.

Keputusan Komite Banding AFC tersebut ditetapkan pada 13 Agustus 2026. Namun, keputusan tersebut baru dipublikasikan kepada publik beberapa waktu kemudian.

Baca Juga: Ranking FIFA Bangladesh Jadi Sorotan, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Dalam keputusannya, AFC menyatakan bahwa banding yang diajukan Persib terhadap keputusan Komite Disiplin AFC ditolak secara keseluruhan.

"Banding Persib Bandung (IDN) terhadap keputusan VVC 20260513DC13 ditolak sepenuhnya," demikian bunyi keputusan Komite Banding AFC.

Persib juga diwajibkan melunasi denda sebesar 200.000 dolar AS dalam waktu 30 hari sejak keputusan tersebut disampaikan.

Sanksi yang diterima Persib merupakan buntut dari kericuhan suporter yang terjadi setelah tim kebanggaan Bobotoh tersebut tersingkir dari AFC Champions League (ACL) 2 musim 2025/2026.

Kericuhan tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 18 Februari 2026. Pada pertandingan itu, Persib berhasil mengalahkan Ratchaburi FC dengan skor 1-0 dalam leg kedua babak 16 besar.

Namun, kemenangan tersebut tidak cukup untuk mengantarkan Persib melaju ke babak perempat final ACL 2. Maung Bandung harus tersingkir setelah kalah secara agregat dari wakil Thailand tersebut.

Persib sebelumnya menelan kekalahan telak 0-3 dari Ratchaburi FC pada pertandingan leg pertama yang berlangsung di Thailand. Hasil tersebut membuat Persib membutuhkan kemenangan dengan margin besar pada leg kedua.

Persib memang mampu meraih kemenangan 1-0 di GBLA. Namun, hasil tersebut belum mampu mengejar defisit tiga gol sehingga Persib harus mengakhiri perjalanannya di kompetisi Asia dengan agregat kekalahan 1-3.

Kekecewaan atas kegagalan tersebut kemudian berujung pada kericuhan yang melibatkan suporter. Atas insiden tersebut, Persib akhirnya dijatuhi sanksi oleh Komite Disiplin AFC.

Persib dinilai melakukan pelanggaran terhadap sejumlah aturan yang tercantum dalam regulasi AFC. Klub tersebut dinyatakan melanggar Pasal 64 dan Pasal 65 Kode Disiplin serta Pasal 35 regulasi dan keamanan AFC.

Halaman:

Tags

Terkini