persebayafc.com - Srikandi Merdeka Cup 2026 akan segera bergulir pada Jumat (14/8/2026) hingga Minggu (23/8/2026). Turnamen tersebut digelar di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, dengan Timnas Indonesia Putri U-16 menurunkan dua tim untuk bersaing menghadapi enam negara lainnya.
Enam negara yang ambil bagian dalam Srikandi Merdeka Cup 2026 yakni Arab Saudi, Yordania, Thailand, Malaysia, Singapura, serta Hong Kong, China. Sementara itu, Indonesia akan menggunakan dua nama tim, yakni Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara.
Timnas Indonesia pun memastikan diri telah berada dalam kondisi siap untuk menghadapi persaingan di turnamen tersebut. Salah satu pemain andalan Garuda Pertiwi, Shifana Rizka Nadhifa, optimistis timnya mampu memberikan penampilan terbaik setelah menjalani persiapan yang cukup matang bersama pelatih Timo Scheunemann.
Baca Juga: Mitchell Baker Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
Shifana mengatakan persiapan Garuda Pertiwi dilakukan melalui pemusatan latihan selama dua pekan. Menurutnya, masa persiapan tersebut membuat para pemain memiliki kesempatan untuk membangun chemistry sebelum menghadapi pertandingan di Srikandi Merdeka Cup 2026.
“Persiapan kami sudah matang dengan menjalani pemusatan latihan (TC) selama dua minggu. Insya Allah tim kami memiliki chemistry yang baik. Semoga kami dapat memberikan permainan yang terbaik. Pastinya bangga pada diri sendiri karena kembali memakai jersey Indonesia," ujar Shifana.
Pelatih Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, juga menyambut positif penyelenggaraan Srikandi Merdeka Cup 2026. Ia menilai turnamen tersebut dapat menjadi panggung penting bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding di level internasional.
Menurut Timo, kehadiran sejumlah negara di Kudus menjadi sebuah momentum positif bagi perkembangan sepak bola putri Indonesia. Ia berharap Indonesia sebagai tuan rumah mampu memberikan penyelenggaraan yang baik, sementara para pemain dapat memperlihatkan permainan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi prinsip fair play.
“Ini telah menjadi titik awal kebangkitan sepak bola putri Indonesia. Kami sangat senang melihat begitu banyak negara yang datang ke Kudus dan menjadi sebuah kebanggaan. Pada penyelenggaraanya, kami menjadi tuan rumah yang sebaik-baiknya. Semoga di lapangan kami bisa menunjukkan permainan yang terbaik serta fair play kepada semua tim. Pada turnamen ini, kami mencari pengalaman untuk pemain-pemain kami agar menjadi atlet yang tangguh sehingga timnas putri senior nantinya punya kualitas yang mumpuni," papar Timo.
Selain Garuda Pertiwi, Indonesia juga akan diperkuat tim Putri Nusantara. Pelatih Putri Nusantara, Takumi Taniguchi, turut menunjukkan antusiasmenya menyambut kesempatan tampil dalam Srikandi Merdeka Cup 2026.
Takumi mengakui waktu persiapan timnya relatif singkat. Meski demikian, ia menyebut para pemain telah menunjukkan kerja keras selama menjalani masa persiapan. Kondisi tersebut membuat dirinya optimistis Putri Nusantara mampu memberikan perlawanan dan bersaing untuk meraih hasil maksimal.
“Kami sangat antusias bisa ikut dalam turnamen ini. Meskipun waktu persiapan tergolong singkat, para pemain telah bekerja sangat keras dan menjalani masa persiapan yang luar biasa. Kami memiliki rasa percaya diri dan akan berjuang maksimal untuk meraih kemenangan,” ucap Takumi.
Ia menambahkan, keputusan Indonesia menurunkan dua tim dalam Srikandi Merdeka Cup 2026 tidak terlepas dari perkembangan sepak bola putri nasional yang dinilai semakin pesat. Turnamen tersebut dianggap menjadi kesempatan penting bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dari berbagai negara.
“Indonesia menerjunkan dua tim dalam kejuaraan ini, mengingat perkembangan sepak bola putri nasional sedang mengalami kemajuan pesat. Ajang ini menjadi sarana pembinaan pemain yang sangat efektif sekaligus pemanasan ideal menuju Kualifikasi AFC U-17," lanjut Takumi.