Rabu, 19 Agustus 2026

7 Bulan Tangani Timnas Indonesia, Begini Rekor John Herdman hingga Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026

Photo Author
Ari Wahyudi, PersebayaFC.com
- Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:25 WIB
John Herdman saat memimpin Timnas Indonesia menghadapi Mozambik pada FIFA Matchday di SUGBK, Jakarta, Selasa (9/6/2026). (Foto : Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
John Herdman saat memimpin Timnas Indonesia menghadapi Mozambik pada FIFA Matchday di SUGBK, Jakarta, Selasa (9/6/2026). (Foto : Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Timnas Indonesia harus menghadapi Vietnam pada pertandingan berikutnya. Alih-alih mengamankan poin, pasukan John Herdman justru mendapat hasil mengecewakan setelah dipermalukan Vietnam dengan skor 0-3 di hadapan pendukung sendiri di Stadion Pakansari, Senin (3/8/2026).

Kekalahan tersebut menjadi sorotan besar karena Indonesia sebelumnya mulai menunjukkan dominasi atas Vietnam. Salah satu kemenangan paling berkesan terjadi ketika Skuad Garuda menaklukkan Vietnam 3-0 di Hanoi pada 2024 saat masih ditangani Shin Tae-yong.

Setelah kekalahan dari Vietnam, Indonesia masih memiliki satu pertandingan terakhir menghadapi Singapura. Laga yang berlangsung di Stadion Jalan Besar itu berakhir dengan skor 1-1.

Hasil imbang tersebut sekaligus memastikan langkah Timnas Indonesia terhenti di Piala AFF 2026. Skuad Garuda gagal melanjutkan perjuangan ke babak semifinal meski sebelumnya mengawali turnamen dengan dua kemenangan beruntun.

Secara keseluruhan, John Herdman telah memimpin Timnas Indonesia dalam delapan pertandingan. Dari jumlah tersebut, Indonesia mencatatkan lima kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.

Dalam delapan pertandingan tersebut, Timnas Indonesia juga berhasil mencetak 17 gol dan hanya kebobolan enam gol. Catatan tersebut membuat Herdman memiliki rata-rata perolehan dua poin dalam setiap pertandingan yang dijalani bersama Skuad Garuda.

Kegagalan melaju ke semifinal Piala AFF 2026 tidak membuat John Herdman menyalahkan para pemainnya. Pelatih asal Inggris tersebut justru memberikan apresiasi terhadap kerja keras yang ditunjukkan seluruh pemain sepanjang turnamen.

Menurut Herdman, Thom Haye dan rekan-rekannya telah memberikan kemampuan terbaik ketika berada di lapangan. Namun, kerja keras tersebut belum mampu menghasilkan pencapaian yang diharapkan oleh tim.

"Para pemain sudah mengerahkan segalanya di lapangan. Mereka memberikan seluruh kemampuan yang dimiliki, tetapi tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan," kata Herdman setelah pertandingan melawan Singapura.

Kegagalan Timnas Indonesia mengamankan tiket semifinal Piala AFF 2026 juga tidak membuat Herdman kehilangan keyakinan terhadap masa depan tim. Ia langsung mengalihkan perhatian kepada agenda berikutnya yang tidak kalah penting.

Pelatih berusia 51 tahun itu kini mulai membidik FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober mendatang dan menjadi kesempatan berikutnya bagi Herdman untuk menguji kekuatan Timnas Indonesia.

Herdman menilai FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi turnamen penting karena sejumlah pemain, baik yang berkarier di kompetisi domestik maupun internasional, diproyeksikan dapat tersedia untuk memperkuat Timnas Indonesia.

"FIFA ASEAN sudah di depan mata. Itu kompetisi yang sangat penting bagi kami, pemain domestik dan internasional kami akan tersedia untuk bermain bersama. Jadi, itu sangat menarik karena turnamen tersebut sudah sangat dekat," ujar Herdman.

Herdman juga kembali menegaskan pesan yang sebelumnya disampaikannya kepada para pemain sebelum Piala AFF 2026 dimulai. Menurutnya, setiap pemain memiliki kesempatan untuk menunjukkan kualitas sekaligus memperjuangkan tempat di dalam skuad.

"Seperti yang saya katakan kepada para pemain sebelum turnamen ini dimulai, 'Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan memperjuangkan tempat kalian'," tegas Herdman.

Halaman:

Editor: Ari Wahyudi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini

X