persebayafc.id - Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan terus mengembangkan cara berkomunikasi dengan masyarakat melalui berbagai platform media sosial.
Perwira menengah Polri lulusan Akpol 1997 tersebut sebelumnya cukup dikenal aktif membagikan beragam konten melalui Instagram dan TikTok. Kini, Luthfie memperluas ruang komunikasinya dengan hadir di platform YouTube melalui kanal @Luthfiedaily.
Berbagai konten yang disajikan Luthfie dikemas secara sederhana dengan gaya komunikasi yang ringan dan sesekali disertai unsur humor. Topik yang dibagikan pun cukup beragam, mulai dari pengungkapan perkara, pelayanan kepolisian, bantuan hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kegiatan sosial, hingga aktivitas olahraga.
Aktivitasnya di Instagram dan TikTok sebelumnya telah membuat sejumlah konten yang dibagikannya menarik perhatian pengguna media sosial. Bahkan, beberapa video miliknya sempat mendapatkan jangkauan luas hingga muncul dalam halaman rekomendasi atau For You Page (FYP).
Tidak hanya berkaitan dengan tugas dan kegiatan kepolisian, Luthfie juga rutin membuat konten yang menjadi bagian dari upayanya menjalin komunikasi dengan berbagai komunitas suporter sepak bola, terutama para pendukung Persebaya Surabaya.
Kedekatan yang dibangun dengan komunitas suporter tersebut kemudian membuat Luthfie mendapat julukan “Bapake Bonek”. Sebutan itu menjadi gambaran kedekatannya dengan Bonek sekaligus mencerminkan peran Luthfie sebagai sosok pengayom bagi para suporter.
Lewat berbagai konten yang dibuatnya, Luthfie ingin memperlihatkan bahwa komunikasi antara institusi kepolisian dan masyarakat tidak harus dilakukan melalui cara-cara konvensional. Media digital menjadi salah satu sarana yang dapat digunakan untuk membangun interaksi secara lebih dekat dengan masyarakat.
Media sosial juga dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai informasi terkait aktivitas kepolisian. Di sisi lain, platform tersebut menjadi ruang untuk memperlihatkan sisi humanis anggota Polri di tengah pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kini, dengan hadirnya kanal YouTube @Luthfiedaily, konten-konten tersebut akan dikembangkan dalam format yang lebih panjang. Hal ini berbeda dengan karakter video pendek yang selama ini lebih banyak dibagikan melalui Instagram dan TikTok.
Kanal YouTube tersebut nantinya dapat menjadi ruang baru bagi Luthfie untuk menyampaikan berbagai informasi maupun aktivitasnya secara lebih luas kepada masyarakat.
Di luar kesibukannya menjalankan tugas sebagai Kapolrestabes Surabaya, Luthfie juga memiliki latar belakang akademik yang cukup kuat, khususnya di bidang hukum.
Sekitar satu bulan setelah dipercaya menjabat sebagai Kapolrestabes Surabaya, Luthfie berhasil menyelesaikan pendidikan doktor Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Trisakti.
Ia menyelesaikan pendidikan tersebut dengan predikat cumlaude pada Oktober 2024. Dalam program doktornya, Luthfie mengangkat disertasi berjudul “Rekonstruksi Kebijakan Legalisasi Penambangan Emas Skala Kecil (PESK) di Kalimantan Barat”.
Penelitian dalam disertasi tersebut tidak terlepas dari pengalaman empiris yang dimiliki Luthfie selama menjalankan tugas di wilayah hukum Kalimantan Barat.