Sebelum mendapatkan kepercayaan untuk memimpin Polrestabes Surabaya, Luthfie telah melalui perjalanan karier dengan menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Luthfie tercatat pernah dipercaya menjadi Kapolres Pekalongan Kota pada 2014. Dua tahun kemudian, ia kembali mendapat amanah sebagai Kapolres Brebes pada 2016.
Setelah itu, perjalanan kariernya berlanjut dengan sejumlah jabatan strategis lainnya. Ia pernah menjabat sebagai Wadirpamobvit Polda Metro Jaya, Wakapolres Metro Bekasi, hingga kemudian menjalankan tugas di lingkungan Bareskrim Polri.
Karier Luthfie juga berlanjut di wilayah Kalimantan Barat. Ia pernah dipercaya menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum dan kemudian Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Barat.
Pada 2024, Luthfie kembali mendapat kepercayaan untuk menduduki posisi strategis dengan menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur.
Setelah menjalankan tugas tersebut, ia kemudian dipercaya memimpin Polrestabes Surabaya sebagai Kapolrestabes.
Selama menjalankan tugas di Surabaya, Luthfie juga tercatat mendapatkan sejumlah penghargaan atas kinerja maupun kiprahnya dalam berbagai bidang.
Salah satunya adalah penghargaan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dengan nilai sempurna yang diraihnya pada 2026.
Sebelumnya, pada 2025, Luthfie mendapatkan penghargaan Most Integrity and Social Awareness Leader dari Indonesia Award Magazine.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kiprahnya dalam berbagai kegiatan sosial serta kepeduliannya terhadap kelompok masyarakat yang berada dalam kondisi rentan.
Pada 2025, Luthfie juga menerima penghargaan dari PUSKAT. Dalam penghargaan tersebut, dirinya dinilai merepresentasikan sosok anggota Polri modern dan inklusif yang tetap mengedepankan keteladanan dalam kehidupan sosial.
Masih pada tahun yang sama, nama Luthfie juga tercatat masuk dalam nominasi lima besar Kompolnas Awards.
Dengan kehadiran kanal YouTube @Luthfiedaily, Luthfie kini semakin memperluas pilihan media yang digunakan untuk berkomunikasi dengan masyarakat.
Ia tidak lagi hanya mengandalkan video berdurasi pendek yang dibagikan melalui Instagram dan TikTok. Melalui YouTube, @Luthfiedaily diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi yang menghadirkan lebih banyak aktivitas, pemikiran, gagasan, hingga berbagai kegiatan yang dijalankan Kapolrestabes Surabaya.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan semakin pentingnya media sosial sebagai bagian dari strategi komunikasi kepolisian di tengah perkembangan era digital.