persebaya

Gledson Paixao Ingatkan Persebaya Tak Terlena Usai Juara Piala Presiden 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:20 WIB
Gledson Paixao mengikuti latihan Persebaya di Lapangan C GBT, Rabu (12/8). (Foto : persebaya.id)

“Kami membangun suasana positif itu melalui kerja keras, dedikasi, dan komitmen seluruh tim. Gelar ini menjadi hasil dari kerja keras tersebut. Situasinya memang berubah setelah kami meraih trofi, tetapi prinsip kami tetap sama, yaitu rendah hati, tetap berpijak pada kenyataan, dan terus bekerja,” ujarnya.

Prinsip tersebut juga ingin terus dipertahankan Gledson setelah skuad Persebaya kembali berkumpul dan memulai latihan. Baginya, keberhasilan memenangkan satu trofi tidak boleh membuat standar kerja maupun semangat para pemain mengalami penurunan.

Gledson melihat para pemain tetap menunjukkan komitmen yang tinggi ketika kembali mengikuti latihan. Kondisi positif tersebut menjadi modal penting untuk melanjutkan persiapan sebelum kompetisi resmi dimulai.

“Setelah masa istirahat, saya melihat komitmen pemain tetap sangat baik. Mereka kembali dengan kondisi yang positif. Namun, kami harus terus menjaga kerendahan hati. Salah satu target memang sudah tercapai, tetapi perjalanan kami masih panjang,” tegasnya.

Persebaya sendiri masih memiliki agenda pramusim yang harus dijalani sebelum benar-benar memasuki persaingan Super League 2026/27. Bajol Ijo dijadwalkan berhadapan dengan Penang FC dalam pertandingan internasional di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/8) malam.

Pertandingan tersebut akan menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk mempertahankan ritme pertandingan sekaligus melihat sejauh mana perkembangan tim setelah menjalani rangkaian persiapan pramusim.

Laga menghadapi Penang FC juga menjadi bagian penting dalam proses pematangan skuad sebelum kompetisi resmi bergulir. Karena itu, kemenangan di Piala Presiden 2026 tidak membuat Persebaya mengendurkan persiapannya.

Gledson memastikan dirinya bersama seluruh pemain Persebaya tetap membawa semangat yang sama dalam menghadapi setiap pertandingan. Menurutnya, setiap laga harus dimanfaatkan sebagai bagian dari proses untuk mempertahankan standar permainan yang telah dibangun selama ini.

“Kami ingin mempertahankan level permainan dan standar yang tinggi. Tuntutan kepada kami juga tetap besar. Karena itu, setiap pertandingan harus kami hadapi dengan serius, layaknya sebuah final. Entah itu pertandingan persahabatan maupun pertandingan resmi, kami akan selalu berusaha memberikan 100 persen,” pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini