persebayafc.com - Euforia keberhasilan Persebaya meraih trofi Piala Presiden 2026 mulai dikesampingkan. Setelah mendapatkan waktu istirahat selama empat hari, skuad Green Force kembali menjalani latihan di Lapangan C, Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa (11/8) sore WIB.
Waktu rehat tersebut dimanfaatkan para pemain Persebaya untuk memulihkan kondisi setelah melewati rangkaian pertandingan dengan jadwal yang cukup padat selama Piala Presiden. Dalam turnamen tersebut, Persebaya harus melakoni tiga pertandingan pada fase grup sebelum melanjutkan perjuangan ke babak semifinal hingga final.
Setelah sukses mengamankan trofi juara, perhatian Bajol Ijo kini kembali tertuju pada agenda berikutnya. Persebaya mulai mempersiapkan diri untuk menjalani rangkaian pertandingan pramusim sekaligus membangun kesiapan tim menjelang kompetisi Super League 2026/27.
Pelatih fisik Persebaya, Diogo Carvalho, mengatakan keputusan untuk memberikan waktu libur selama empat hari merupakan bagian dari strategi pemulihan skuad. Padatnya jadwal latihan dan pertandingan membuat para pemain membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi fisik sekaligus menyegarkan mental.
“Empat hari libur kemarin sangat penting bagi kami. Sebelumnya, kami melewati periode yang sangat padat dengan banyak sesi latihan dan pertandingan, sehingga waktu pemulihan sangat terbatas,” ujar Coach Diogo.
Pelatih asal Portugal tersebut menjelaskan bahwa tim kepelatihan sengaja tidak memberikan tambahan program fisik selama pemain menjalani masa libur. Menurutnya, kebutuhan utama para penggawa setelah melewati jadwal padat adalah mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
“Sebagai staf pelatih, kami juga bekerja keras, tetapi prioritas utama tetap pemulihan pemain. Selama empat hari tersebut, kami tidak terlalu memikirkan aspek fisik atau memberikan beban latihan tambahan. Fokus kami hanya memastikan para pemain bisa memulihkan kondisi sebaik mungkin,” jelasnya.
“Karena itu, jeda ini sangat dibutuhkan, terutama oleh para pemain yang sudah menjalani banyak pertandingan dan latihan dalam beberapa pekan terakhir,” imbuhnya.
Setelah kembali mengikuti latihan perdana pascalibur, Diogo melihat adanya perubahan positif dalam atmosfer skuad. Para pemain dinilai kembali dengan kondisi yang lebih segar, sementara motivasi mereka tetap tinggi setelah sukses membawa pulang gelar Piala Presiden 2026.
“Ini merupakan sesi latihan pertama setelah libur. Saya melihat pemain datang dengan motivasi dan energi yang lebih baik. Kemenangan bersejarah yang kami raih sebelumnya juga memberikan energi positif bagi tim. Semangat seperti ini harus terus kami jaga untuk menghadapi sisa musim,” tutur pelatih berusia 29 tahun tersebut.
Kendati baru saja merayakan keberhasilan menjadi juara, agenda pramusim Persebaya belum selesai. Green Force masih memiliki pertandingan internasional dengan menghadapi Penang FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/8) malam.
Laga melawan klub asal Malaysia tersebut akan menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk kembali mengevaluasi kesiapan skuad. Pertandingan ini juga dapat dimanfaatkan untuk memberikan menit bermain kepada pemain yang sejauh ini belum memperoleh kesempatan tampil sesuai harapan.
Dengan waktu persiapan yang cukup terbatas, Diogo memastikan jajaran tim kepelatihan akan memanfaatkan masa persiapan tersebut secara maksimal. Persebaya akan berusaha mempersiapkan skuad sebaik mungkin sebelum menghadapi Penang FC.