persebayafc.com - Francisco Rivera menjadi salah satu sosok yang memiliki peran besar dalam keberhasilan Persebaya Surabaya meraih gelar juara Piala Presiden 2026.
Penampilan konsisten gelandang asal Meksiko tersebut sepanjang turnamen membuatnya mendapatkan penghargaan individu sebagai pemain terbaik Piala Presiden 2026.
Pemain berusia 31 tahun itu tercatat menghabiskan 398 menit bermain sejak fase grup hingga pertandingan final. Kehadirannya sebagai penghubung antara lini tengah dan lini depan turut membantu menjaga kelancaran permainan menyerang Persebaya di tengah jadwal pertandingan yang cukup padat.
Baca Juga: Dahlan Iskan dan Kapolrestabes Surabaya Larut dalam Euforia Persebaya Juara Piala Presiden 2026
Penghargaan pemain terbaik menjadi bentuk apresiasi terhadap performa Rivera selama turnamen. Meski demikian, pemain asal Meksiko itu tidak menganggap penghargaan tersebut sebagai keberhasilan yang diraih seorang diri.
“Penghargaan ini sangat penting bagi saya. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk tim dan membantu kami mencapai target yang sudah ditetapkan,” kata Rivera, Selasa (11/8/2026).
Rivera menegaskan bahwa penghargaan individu tersebut tidak akan mungkin diraihnya tanpa dukungan para pemain dan staf Persebaya. Ia menilai kerja sama seluruh elemen tim menjadi salah satu kunci utama keberhasilan Bajul Ijo dalam merebut trofi Piala Presiden 2026.
“Saya tentu senang dengan penghargaan ini, tetapi saya tidak melihatnya sebagai pencapaian pribadi. Saya bisa mendapatkannya karena bantuan seluruh rekan setim. Mereka bekerja keras di setiap pertandingan dan selalu membantu saya untuk memberikan penampilan terbaik,” ujarnya.
Trofi Perdana Rivera di Indonesia
Gelar juara Piala Presiden 2026 memiliki makna tersendiri bagi Francisco Rivera. Trofi tersebut menjadi gelar pertama yang berhasil diraihnya sejak menjalani karier sepak bola di Indonesia.
Tidak hanya bagi Rivera, keberhasilan tersebut juga mencatatkan sejarah baru bagi Persebaya. Bajul Ijo untuk pertama kalinya berhasil menjadi kampiun Piala Presiden. Sebelumnya, pencapaian tertinggi Persebaya di turnamen tersebut adalah menjadi runner-up pada edisi 2019.
Rivera menyebut keberhasilan Persebaya mengangkat trofi Piala Presiden merupakan buah dari kerja keras seluruh tim yang sudah dibangun sejak masa persiapan.
“Seluruh tim bekerja sangat keras untuk memenangkan trofi ini. Staf pelatih juga memiliki peran besar, terutama dalam menjaga kondisi fisik kami selama menjalani turnamen,” tuturnya.
Bagi Rivera, keberhasilan meraih trofi bersama Persebaya membuat pencapaian tersebut terasa jauh lebih berkesan. Apalagi, gelar itu menjadi trofi pertama yang didapatkannya selama berkarier di Indonesia.