persebayafc.com - Persebaya Surabaya mengakhiri seluruh rangkaian pertandingan pramusim dengan catatan positif. Bajol Ijo berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas klub asal Malaysia, Penang FC.
Pertandingan yang dikemas dalam tajuk International Friendly Game tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (15/8/2026) malam WIB. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Green Force mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut tercipta pada menit ke-79 melalui aksi spektakuler Walber Mota. Berawal dari skema permainan di area kotak penalti, Walber mampu mengontrol bola dengan tenang sebelum melepaskan tendangan salto keras yang membuat penjaga gawang Penang FC tidak mampu mengantisipasinya.
Baca Juga: Persebaya Tak Mau Terlena, Bernardo Tavares Soroti Masalah Transisi Jelang Super League 2026/27
Unggul Jumlah Pemain, Persebaya Tetap Mendapat Perlawanan
Pertandingan antara Persebaya dan Penang FC berlangsung dengan tempo yang cukup tinggi. Duel kedua tim juga berjalan ketat dan keras sepanjang pertandingan.
Penang FC harus bermain dengan 10 pemain setelah salah satu penggawanya menerima kartu merah pada menit ke-58. Kondisi tersebut membuat Persebaya memiliki keuntungan jumlah pemain selama sisa pertandingan.
Namun, keunggulan jumlah pemain tidak otomatis membuat Persebaya dapat mengendalikan pertandingan dengan mudah. Penang FC tetap memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali mampu memberikan tekanan yang menyulitkan lini pertahanan tuan rumah.
Sejumlah ancaman bahkan sempat muncul di area pertahanan Persebaya. Situasi tersebut membuat barisan belakang Green Force harus tetap menjaga konsentrasi hingga pertandingan selesai.
Rachmat Irianto Soroti Pelajaran dari Laga Kontra Penang FC
Pertandingan sengit menghadapi Penang FC menjadi perhatian Rachmat Irianto. Bek Persebaya tersebut menilai laga melawan klub Malaysia itu memberikan pengalaman penting bagi tim sebelum memasuki kompetisi resmi Super League 2026/2027.
Menurut pemain yang akrab disapa Rian tersebut, pertandingan uji coba seperti ini menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk melihat sejauh mana perkembangan tim ketika menghadapi lawan dengan kualitas permainan yang baik.
“Pertandingan ini menjadi pembelajaran penting bagi kami sebelum mematangkan persiapan menghadapi Liga Indonesia. Kami bisa mengukur perkembangan tim saat menghadapi lawan yang bagus,” ujar Rian, dikutip dari laman persebaya.id.
Dalam laga tersebut, Rian dipercaya tampil sejak menit awal. Pemain berusia 26 tahun itu mengisi lini belakang Persebaya selama babak pertama sebelum posisinya digantikan Gledson Paixao pada awal paruh kedua.
Meski hanya bermain selama 45 menit, Rian tetap mampu melihat sejumlah aspek permainan yang masih harus mendapatkan perhatian dari tim pelatih. Ia menilai beberapa kesalahan kecil yang terjadi dalam pertandingan tidak boleh kembali dilakukan ketika Persebaya sudah memasuki kompetisi dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.
“Banyak hal positif yang kami dapatkan, sekaligus ada beberapa kesalahan kecil yang seharusnya tidak perlu terjadi. Itu yang harus kami evaluasi dan perbaiki agar ke depan kami bisa tampil lebih baik,” tegasnya.