persebayafc.com - Persebaya Surabaya harus menghadapi kendala dalam persiapan menghadapi Super League 2026/2027. Kondisi penyerang andalan mereka, Alex Martins, masih belum sepenuhnya pulih setelah mengalami cedera dislokasi bahu.
Striker asal Brasil tersebut kini masih menjalani proses pemulihan secara intensif. Kondisi itu membuat peluang Alex Martins untuk memperkuat Bajul Ijo pada pertandingan pembuka Super League 2026/2027 masih belum dapat dipastikan.
Cedera tersebut dialami Alex ketika memperkuat Persebaya dalam pertandingan pramusim melawan Port FC. Insiden terjadi pada penghujung pertandingan saat pemain berusia 33 tahun itu terlibat dalam duel udara.
Baca Juga: Persebaya Menang 1-0 atas Penang FC, Gol Walber Mota Jadi Modal Bajol Ijo Tatap Musim Baru
Sebelum mengalami cedera, Alex Martins sempat menjadi sosok penting bagi Persebaya. Ia berhasil mencetak gol penentu yang membawa Bajul Ijo meraih kemenangan dengan skor 2-1 dalam pertandingan tersebut.
Dengan kondisi Alex yang belum sepenuhnya pulih, tim pelatih Persebaya memilih untuk tidak mengambil risiko. Bernardo Tavares dan timnya lebih mengutamakan proses pemulihan sang striker agar cedera yang dialami tidak kembali kambuh ketika kompetisi sudah bergulir.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengatakan kondisi Alex Martins membutuhkan penanganan secara hati-hati. Ia juga mengingat pengalaman Risto Mitrevski yang sebelumnya mengalami cedera bahu dan membutuhkan waktu panjang untuk kembali ke lapangan.
"Alex Martins masih cedera dan kami harus berhati-hati dengannya karena situasinya tidak biasa, dan kami memiliki contoh yang bagus di sini bersama Risto yang musim lalu mengalami situasi serupa," kata Bernardo Tavares, dikutip dari ILeague.
Tavares kemudian menjadikan pengalaman Risto Mitrevski sebagai salah satu pertimbangan dalam menangani kondisi Alex Martins. Bek asal Makedonia Utara tersebut sebelumnya mengalami cedera bahu kiri atau labrum shoulder setelah terjatuh ketika memperkuat Persebaya menghadapi Semen Padang.
Cedera yang dialami Risto pada akhirnya membuat sang pemain harus menjalani operasi pada 7 Oktober 2025. Proses pemulihannya pun tidak berlangsung singkat karena membutuhkan sejumlah tahapan sebelum akhirnya dapat kembali berlatih bersama tim.
Risto sempat menjalani terapi lanjutan di Kroasia untuk mendukung proses pemulihannya. Setelah kondisinya semakin membaik, ia kemudian kembali ke Surabaya dan mulai mengikuti latihan bersama Persebaya pada awal Desember 2025.
Pengalaman Risto tersebut menjadi pembelajaran penting bagi Bernardo Tavares dalam menghadapi situasi Alex Martins. Pelatih asal Portugal itu tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan hanya demi memastikan sang striker dapat bermain pada pertandingan awal musim.
Menurut Tavares, seluruh pemain tentu diharapkan berada dalam kondisi fit ketika kompetisi dimulai. Namun, keputusan mengenai kesiapan Alex Martins untuk pertandingan pertama tetap harus mempertimbangkan kondisi medis sang pemain.
"Tentu saja kami ingin semua pemain bisa tersedia untuk membantu kami di awal liga, tetapi saya bukan dokter sehingga saya belum bisa menjawab apakah dia siap untuk pertandingan pertama atau tidak," ujar Tavares.